Tim Budaya MUTU

Budaya Mutu Tingkat Nasional di Kalimantan Timur, al Hamdulillah Sukses Juara 1 Ekstrakurikuler.

Pelatihan Tahsin Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta

Penumbuhan dan Peneguhan Pendidikan ISMUBARIS bersama Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta.

Berkarya dan Berbagi untuk sesama

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain, adalah salah satu bentuk aplikasi gotong royong.

ANIS (Aksi Nyata Indonesia Sosial

Peduli Agama, Manusia, Lingkungan dan Manajemen yang rahmatan lil Alamin.

Indahnya Kebers4m4an

Crah agawe Bubrah, Rukun Agawe Santoso, sempatkanlah berkarya ... hidup adalah perjalanan tempat untuk menanam yang termanifestasikan hanya Ibadah kepadanya untuk mencari Ridha-Nya.

Lebih Dekat

Foto saya
Da'i Champions MUI Pusat

Pesan

Ayoo berkarya dan berbagi "

Jumat, 11 November 2016

Berbagi Ilmu

Bangulah Jiwanya; Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya

Hari Kartini

Bangulah Jiwanya; Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya

Nasbung


Media Berbuat Baik

Pelatihan Tahsin

Bangulah Jiwanya; Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya


Sekolah  menjadi salah satu media mereproduksi potensi pendidik secara lebih produktif.   kultur di sekolah senantiasa diupayakan  untuk  menjadikan pendidik mengasah dan menggali setiap bentuk pembelajaran yang bisa mendatangkan manfaat yang besar untuk warga sekolah terutama pendidik dan  peserta didik uatamanya. Kegiatan Pelatihan Program  Tahsin Tilawah ini adalah salah satu bentuk upaya tersebut untuk terus mendampingi baik di dalam kelas ataupun di luar kelas dengan skala kualitas dan prioritas yang terukur, sehingga semuanya bisa mengarah kepada suasana pembelajaran yang berdampak terhadap peserta didik karena itu sudah seharusnya semua pihak untuk secara bersama-sama mencipatakan kondisi sekolah yang kondusif.  Dengan begitu diharapkan Pelatihan Program Tahsin Tilawah  kepadapara pendidik bisa meningkatkan basic SDM yang berkualitas, sehingga semakin enjoy dan dengan sungguh-sungguh merespon seluruh kegiatan al-Islam-Kemuhammadiyahan untuk mengisi hari-hari yang semakin berarti dan bermanfaat dengan tetap menjadikan al-Qur’an sebagai maraji’ yang utama dan pertama.  

Rabu, 09 November 2016

LBM tingkat Nasional

Desentralisasi Pendidikan meluncurkan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di tingkat kinerja manejemen pendidikan secara berjenjang, jenjang akuntabilitas tertinggi tentang usaha pencapaian mutu pendidikan yang direncanakan secara terprogram berada di tingkat sekolah yang disebut otonomi sekolah. Oleh karena itu kesempatan luas dalam kebijakan peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah direspon secara positif oleh SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

       Seluruh sivitas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta bertanggung jawab terhadap visi, misi dan tujuan sekolah, mereka akan membentuk jaringan kerja yang dinamis , maka mutu pendidikan dalam nuansa proses belajar mengajar akan tumbuh dan berkembang optimal. Ketika kinerja proses belajar mengajar berlangsung optimal, maka mutu hasil belajar tercapai sesuai visi, misi dan tujuan sekolah. Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah,maka SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berkepentingan untuk memiliki rencana strategis manajemen sekolah sebagai rencana strategis sekolah yang dijabarkan ke dalam sistem dan rencana program pengembangan sekolah untuk setiap tahunnya.
       Berdasarkan pemikiran di atas, maka SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang pada tahun ini berusia 81 tahun senantiasa melaksanakan analisis lingkungan sebelum  menyusun rencana strategis yang rasional. Analisis lingkungan meliputi identifikasi faktor-faktor strategis internal untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dan faktor-faktor eksternal  yang dapat memberi peluang  dan  tantangan bagi Sekolah. Isu-isu strategis juga mendapat perhatian serius karena  mempunyai implikasi langsung terhadap penyelenggaraan pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Ketalan Surakarta.
      Selanjutnya selain kedua hal di atas pemberlakuan Manejemen Berbasis Sekolah berimplikasi langsung kepada kesiapan sumberdaya manusia di SD Muhammadiyah 1, yaitu guru-guru yang menjadi ujung tombak dalam penyelenggaraan sekolah, sehingga sekolah harus lebih intensif memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan dalam bentuk berbagai pelatihan, seminar, workshop tentang kurikulum, leadership, manajemen, Bahasa Inggris, komputer dan yang berkaitan dengan professionalisme. Dan secara terus menerus memperbaiki mutu pendidikan, sarana prasarana serta pelayanannya.
      SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menyadari implikasi dari keprofesionalan guru akan berpengaruh kepada mutu lulusan. Lulusan yang berkualitas akan dipercaya oleh masyarakat atau lembaga pendidikan yang dapat menerima lulusan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, akan dinilai oleh masyarakat, apakah berdampak positif atau negatif bagi lingkungan.
      Dengan demikian harapan untuk memberikan layanan pendidikan bermutu sesuai amanat Undang-Undang Pendidikan Nasional, visi misi dan tujuan pendidikan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dapat tercapai.