Jumat, 11 November 2016
Pelatihan Tahsin
Bangulah Jiwanya; Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya
Sekolah menjadi salah satu media mereproduksi potensi pendidik secara lebih produktif. kultur di sekolah senantiasa diupayakan untuk menjadikan pendidik mengasah dan menggali setiap bentuk pembelajaran yang bisa mendatangkan manfaat yang besar untuk warga sekolah terutama pendidik dan peserta didik uatamanya. Kegiatan Pelatihan Program Tahsin Tilawah ini adalah salah satu bentuk upaya tersebut untuk terus mendampingi baik di dalam kelas ataupun di luar kelas dengan skala kualitas dan prioritas yang terukur, sehingga semuanya bisa mengarah kepada suasana pembelajaran yang berdampak terhadap peserta didik karena itu sudah seharusnya semua pihak untuk secara bersama-sama mencipatakan kondisi sekolah yang kondusif. Dengan begitu diharapkan Pelatihan Program Tahsin Tilawah kepadapara pendidik bisa meningkatkan basic SDM yang berkualitas, sehingga semakin enjoy dan dengan sungguh-sungguh merespon seluruh kegiatan al-Islam-Kemuhammadiyahan untuk mengisi hari-hari yang semakin berarti dan bermanfaat dengan tetap menjadikan al-Qur’an sebagai maraji’ yang utama dan pertama.
Rabu, 09 November 2016
LBM tingkat Nasional
Desentralisasi Pendidikan meluncurkan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di tingkat kinerja manejemen pendidikan secara berjenjang, jenjang akuntabilitas tertinggi tentang usaha pencapaian mutu pendidikan yang direncanakan secara terprogram berada di tingkat sekolah yang disebut otonomi sekolah. Oleh karena itu kesempatan luas dalam kebijakan peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah direspon secara positif oleh SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta
Seluruh sivitas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta bertanggung jawab terhadap visi, misi dan tujuan sekolah, mereka akan membentuk jaringan kerja yang dinamis , maka mutu pendidikan dalam nuansa proses belajar mengajar akan tumbuh dan berkembang optimal. Ketika kinerja proses belajar mengajar berlangsung optimal, maka mutu hasil belajar tercapai sesuai visi, misi dan tujuan sekolah. Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah,maka SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berkepentingan untuk memiliki rencana strategis manajemen sekolah sebagai rencana strategis sekolah yang dijabarkan ke dalam sistem dan rencana program pengembangan sekolah untuk setiap tahunnya.Berdasarkan pemikiran di atas, maka SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang pada tahun ini berusia 81 tahun senantiasa melaksanakan analisis lingkungan sebelum menyusun rencana strategis yang rasional. Analisis lingkungan meliputi identifikasi faktor-faktor strategis internal untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dan faktor-faktor eksternal yang dapat memberi peluang dan tantangan bagi Sekolah. Isu-isu strategis juga mendapat perhatian serius karena mempunyai implikasi langsung terhadap penyelenggaraan pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Ketalan Surakarta.
Selanjutnya selain kedua hal di atas pemberlakuan Manejemen Berbasis Sekolah berimplikasi langsung kepada kesiapan sumberdaya manusia di SD Muhammadiyah 1, yaitu guru-guru yang menjadi ujung tombak dalam penyelenggaraan sekolah, sehingga sekolah harus lebih intensif memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan dalam bentuk berbagai pelatihan, seminar, workshop tentang kurikulum, leadership, manajemen, Bahasa Inggris, komputer dan yang berkaitan dengan professionalisme. Dan secara terus menerus memperbaiki mutu pendidikan, sarana prasarana serta pelayanannya.
SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menyadari implikasi dari keprofesionalan guru akan berpengaruh kepada mutu lulusan. Lulusan yang berkualitas akan dipercaya oleh masyarakat atau lembaga pendidikan yang dapat menerima lulusan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, akan dinilai oleh masyarakat, apakah berdampak positif atau negatif bagi lingkungan.
Dengan demikian harapan untuk memberikan layanan pendidikan bermutu sesuai amanat Undang-Undang Pendidikan Nasional, visi misi dan tujuan pendidikan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dapat tercapai.








